MIKROORGANISME LOKAL, ALTERNATIF PENINGKATAN PRODUKSI PUPUK ORGANIK

27 Juli 2018 14:31:36 WITA

Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia merupakan negara Agraris yang memiliki potensi besar di bidang pertanian. Menyadari akan adanya potensi tersebut, khususnya di Bali, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menggalakkan program Sistem Pertanian Terintegrasi (SIMANTRI). Dalam SIMANTRI ini terdapat berbagai macam program yang mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi terkait bidang pertanian dan peternakan. Adapun salah satu output dari program ini berupa pupuk kandang.

Berdasarkan survey yang telah dilakukan sebelumnya, mahasiswa KKN PPM Reguler periode XVII Universitas Udayana, menyadari bahwa SIMANTRI 424 Busung Magelung di Desa Busungbiu, memiliki prospek yang baik terkait produksi pupuk kandangnya. Sehingga, untuk meningkatkan kuantitas dan kecepatan produksi pupuk tersebut. Bidang Peningkatan Produksi dari mahasiswa KKN PPM Reguler periode XVII Universitas Udayana (Busungbiu Team) berinisiatif untuk mengenalkan pupuk MOL (Mikroorganisme Lokal) kepada ketua dan anggota SIMANTRI 424.

Pupuk MOL ini sendiri merupakan salah satu pupuk yang dapat dibuat dengan menggunakan sampah organik (seperti limbah sayuran, rumah tangga, dll). Sebelum melakukan sosialisasi, anggota bidang produksi dari Busungbiu Team telah membuat sampel dari pupuk tersebut menggunakan limbah dari sayuran, buah-buahan, dan rumah tangga yang ditemukan di sekitar posko. Pupuk ini selain bisa digunakan sebagai pupuk cair, juga memiliki kegunaan lain sebagai dekomposer yang mempercepat proses fermentasi. Oleh karena itu, anggota bidang produksi dari Busungbiu Team merasa penggunaan pupuk MOL ini merupakan alternatif yang tepat untuk meningkatkan produksi pupuk kandang di SIMANTRI 424.

Setelah sampel yang dibuat siap digunakan, pada tanggal 25 Juli 2018, semua anggota bidang produksi beserta anggota Busungbiu Team lainnya melakukan sosialisasi kepada ketua dan anggota di SIMANTRI 424 Busung Megelung. Sosialisasi dilakukan dengan metode yang komunikatif, dimana anggota tim dan anggota SIMANTRI saling berbincang terkait cara pembuatan, pengembangan, dan penggunaan pupuk MOL. Anggota tim sengaja memilih metode ini, sehingga suasana diskusi bisa lebih santai, dan diharapkan bisa membuat anggota SIMANTRI merasa nyaman, sehingga mampu memahami materi yang disampaikan dengan baik.

Selama sosialisasi berlangsung, diskusi berjalan dengan baik. Ketua dan anggota SIMANTRI 424 juga sangat antusias menerima informasi yang diberikan oleh tim. Selain berbagi informasi, anggota Busungbiu Team juga memberikan sampel pupuk yang sebelumnya telah dibuat. Untuk program selanjutnya, anggota Busungbiu Team akan rutin melakukan kontrol ke SIMANTRI 424 terkait perkembangan dan penggunaan pupuk MOL yang telah disampaikan sebelumnya. Anggota tim berharap agar dengan adanya program ini, SIMANTRI 424 mampu mengembangkan dan memproduksi pupuk MOL ini secara mandiri sehingga secara tidak langsung juga akan meningkatkan produksi pupuk kandang yang menjadi output utamanya.

Komentar atas MIKROORGANISME LOKAL, ALTERNATIF PENINGKATAN PRODUKSI PUPUK ORGANIK

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Kalender bali

Jam Digital

Perkiraan Cuaca

Lokasi Busungbiu

tampilkan dalam peta lebih besar